Minggu, 11 November 2012 3 komentar

15 Industri Farmasi Terbesar (Versi The Pharma Exec 50)

Kali ini saya akan memposting mengenai 15 industri farmasi terbesar di dunia, terbesar disini dilihat dari penjualan per tahunnya yang diambil dari data tahun 2009, 2010, dan 2011 (untuk 2012 data belum tersedia), penjualan disini berdasarkan penjualan khusus obat-obat etikal (obat yang harus dibeli dengan resep dokter). Data-data ini diambil dari http://www.pharmexec.com.
And here it is the ranks of 15 world’s largest pharmaceutical companies..

-Tahun 2009-
1. Pfizer
2. Sanofi-Aventis
3. Novartis
4. GlaxoSmithKline
5. Roche
6. AstraZeneca
7. Merck
8. Johnson & Johnson
9. Eli Lilly
10. Bristol-Myers Squibb
11. Abbott
12. Bayer
13. Boehringer Ingelheim
14. Amgen
15. Takeda
Info selengkapnya disini

-Tahun 2010-
1. Pfizer 
2. Novartis
3. Sanofi-Aventis
4. Merck
5. Roche
6. GlaxoSmithKline
7. AstraZeneca
8. Johnson & Johnson
9. Eli Lilly
10. Abbot
11. Bsristol-Myers Squibb
12. Teva
13. Amgen
14. Bayer
15. Takeda
 Info selengkapnya disini

 Tahun 2011
1. Pfizer (Total penjualan $57.7)
Perusahaan farmasi ini selalu menduduki urutan pertama dalam hal penjualan selama tiga tahun berturut-turut (namun berada di urutan kedua setelah Novartis dalam hal pendapatan (jadi beda ya ada yang mengkategorikan peringkat berdasarkan penjualan -OTC atau ethical- dan ada pula yang berdasarakan pendapatan). Perusahaan ini berpusat di New York, USA dan didirikan pada tahun 1849 oleh Charles Pfizer. Tiga teratas produk etikalnya adalah Lipitor, Lyrica, Enbret.
Alamat Kantor di Indonesia:
Jl. Raya Bogor Km. 28 Jakarta 13710

2. Novartis (total penjualan $54.0)
Dari segi pendapatan yang diperoleh, Novartis berada diurutan pertama sedangkan dari segi penjualan obat etikal, perusahaan yang berpusat di Basel Switzerland ini berada diurutan kedua setelah Pfizer. PT. Novartis Biochemie berdiri pada tahun 1996 dari merger antara Ciba-Geigy dengan Sandoz Laboratories. Ciba-Geigy didirikan pada tahun 1970 dengan merger J. R. Geigy Ltd (didirikan di Basel pada tahun 1758) and CIBA (didirikan di Basel pada tahun1859).Produk etikal yang paling banyak terjual adalah Diovan, Gleevec, Lucentis. Pada tahun 2006, PT. Novartis Biochemie berubah badan hukum menjadi PT. Novartis Indonesia.

Alamat Kantor di Indonesia:
Wisma 46 kota BNI
Jl. Jend. Sudirman Kav, 1 Jakarta 10220

3. Merck (total penjualan $41.3)
 
Merck & Co.didirikan oleh Friedrich Jacob Merck, yang menjual obat-obatan di Jerman pada tahun 1668, dan juga Emanuel Merck. Pada tahun 1891, George Merck berimigrasi ke Amerika Serikat dan mendirikan Merck & Co. PT. Merck Tbk menjadi perusahaan publik pada tahun 1981. Sebagian besar saham dimiliki oleh grup Merck yang berkantor pusat di Whitehouse, New Jersey dan diklaim merupakan perusahaan farmasi dan kimia tertua di dunia. Produk etikal yang terkenal adalah Singulair, Januvia, dan Remicade.

Alamat Kantor di Indonesia:
Jl. TB Simpatupang No. 8, Pasar Rebo Jakarta 13760

4. Sanofi (total penjualan $37.0)
Sanofi beroperasi di lebih dari 100 negara dan memperkejakan sekitar 1000 karyawan. Pusat dari perusahaan ini adalah di Paris, Perancis. Di indeonesia sanofi melakukan kegiatannya melalui dua afiliasinya antara PT. Sanofi-Aventis Indonesia dan PT. Aventis Pharma. Produk etikal unggulannya adalah Lantus, Provenox, Pravis.

Alamat Kantor di Indonesia:
 Menara Rajawali Lt. 11
Jl. Mega Kuningan Lot, 5.1, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta 12950

5. Roche (total penjualan $34.9)
Berpusat di Basel, Switzerland didirikan pada tahun 1896. Roche menduduki peringkat kelima dalam hal total penjualan obat etikal. di tahun 2011. Roche beroperasi dalam dua divisi besar yaitu divisi farmasi dan divisi diagnostik. Produk etikal yang menjadi andalan dari perusahaan ini adalah MabThera, Avestin, Herceptin.

Alamat Kantor di Indonesia:
Gedung Artha Graha Lt. 2t-22
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
6. GlaxoSmithKline (total penjualan $34.4)
Berkantor pusat di Inggris, GSK adalah organisasi global dengan kantor di lebih dari 100 negara dan pusat-pusat riset utama di Inggris, Amerika Serikat, Spanyol, Cina, dan Belgia. Perusahaan ini merupakan pemimpin dalam bidang vaksin. Dari segi pendapatan GSK menduduki urutan keempat. GSK ini terbentuk pada tahun 2000 dari hasil merger antara GlaxoWellcome pic dan SmithKline Beecheam pic. Produk etikal utamanya adalah Seretide/Advair, Fixotide/Flovent, dan Advodart.

Alamat Kantor di Indonesia:
Jl. Pulobuaran Rata Kav. 111 DD/2,3,4
Kawasan Indsutri Pulogadung Jakarta 13930

7. AstraZeneca (total penjualan $33.6)
AstraZeneca merupakan industri farmasi Inggris-Swiss yang didirikan pada tahun 1999 dari merger natara Astra Ab (Swiss) dan Zeneca Group plc. (Inggris). Dalam hal pendapatan juga berada diurutan ketujuh. Kantor pusat perusahaan di London, Inggris dan pusat R&D berada di Sodertalje, Swedia. Perusaaan ini memperkejakan lebih dari 11.000 orang di fasilitasi penelitian di Inggris, Amerika Serikat, Swedia, Perancis, Kanada, India, Cina, dan jepang. Salah satu produk etikal yang menjadi andalannya adalahCrestor, Seroquel, dan Nexium.

Alamat Kantor di Indonesia:
Wisma Nestle Arkadia. Office Park.
Jl. Letjen TB Simpatupang Kav. 88 Jakarta 12530

8. Johnson & Johnson (total penjualan $24.4)
Perusahaan global yang didirikan pada tahun 1886 dan berpusat di New Jersey, Amerika Serikat. Industri farmasi ini beroperasi disekitar 57 negara. Di Indonesia lebih terkenal dengan produk kecantikan. Obat etikal yang paling populer dari perusahaan ini adalah Remicade, Procrit, dan resperdal.

Alamat Kantor di Indonesia:
Wisma Mampang
Jl. Mampang Prapatan (Warung Buncit), Jakarta 12790

9. Abbott (total penjualan $22.4)
Perusahaan ini beroperasi lebih dari 130 negara dan berpusat di Abbot Park, Illinois, North Chicago. Abbot Laboratories didirikan oleh Wallace Calvin Aboot pada tahun 1988. Produk etikal andalannya adalah Zyprexa, Cymbalta, dan Alimta.

Alamat Kantor di Indonesia:
Menara Jamsostek Lt. 231
Jl, Gatot Subroto Kav. 38, Jakarta Selatan

10. Eli Lilly (total penjualan $21.9)
Mungkin industri ini kurang familiar namun Eli Lilly termasuk perusahaan farmasi terbesar dan didirikan pada tahun 1876. Pusat dari perusahaan ini adalah Indianapolis, Indiana. Produk etikal adalah Zyprexa, Cymbalta, Alimta.

Alamat Kantor di Indonesia:
Gedung Summitmas II Lt. 5 EL
Jl. Jend, Sudirman Kav. 61-62, Jakarta Selatan

11. Bristol-Myers Squibb (total penjualan $21.2)
Merupakan perusahaan farmasi asal Amerika 9New York) yang didirikan pada tahun 1887 oleh William McLaren Bristol dan John Ripley Myers. Produk etikalnya antara adalah Plavix.

Tamara Central Building Lt. 10
Jl. Jend, Sudirman Kav. 24, Jakarta

12. Teva (total penjualan $16.7)
Teva merupakan Perusahaan farmasi multinasional yang didirikan pada tahun 1901 di Petach Tikva, Israel. Produk yang terkenal adalah Copaxone. Perusahaan pada tahun 2011 telah memperkerjakan karyawan sekitar 40.000 orang.

Alamat Kantor di Indonesia: -
13. Amgen (total penjualan $15.3)
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1983 dan berpusat di Thousand Oaks, California. Produk etikal unggulannya adalah Neulasta/Neupagen.

Alamat Kantor di Indonesia:-

14. Takeda (total penjualan $15.2)
Takeda merupakan industri farmasi terbesar di Jepang dan Asia. Perusahaan ini berpusat di Osaka dan Tokyo, Jepang. Untuk kantor R&D berada di beberapa tempat seperti Osaka and Tsukuba, Japan; San Diego, California; San Francisco, California; Cambridge, United Kingdom; dan Singapore. Sedangkan pabriknya berada di Japan, China, Indonesia, Italy, and Ireland. Perusahaan ini telah berdiri sejak tahun 1781 Produk etikalnya adalah Actos/Glustin.

Alamat Kantor di Indonesia:
Plaza Mashill Lt. 15
Jl. Jend. Sudirman Kav. 25, jakarta 12920

15. Boehringer Ingelheim (total penjualan $13.8)
Berbeda dengan perusahaan farmasi diperingkat-peringkat sebelumnya, PT. Boehringer Ingelheim adalah perusahaan private/keluarga dan bukan merupakan perusahaan public (perusahaan yang melakukan merger dengan perusahaan lain). Perusahaan ini didirikan oleh Albert Boehringer di kota Ingelheim, Jerman pada tahun 1885. Selain berfokus pada obat-obatan pada manusia, PT. Boehringer Ingelheim juga fokus terhadap kesehatan binatang. Dari segi pendapatan PT. Boehringer Ingelheim berada pada posisi kesepuluh.

Alamat Kantor di Indonesia:
Sampoerna Strategic Square
North Tower Level 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 45-46 Jakarta 12930

Jumat, 09 November 2012 1 komentar

Not a Jobseeker anymore.. "Galau" Session is Over?

Setelah tiga minggu selesai sumpah apoteker, saya kesana-kesini berusaha menjual diri *dalam arti positif hehe* dan finally, tertanggal 29 Oktober 2012 secara resmi saya menanggalkan predikat saya sebagai jobseeker (predikat yang bikin galau) karena saya baru di terima di salah satu perusahaan farmasi di Bogor. Hampir saja saya melaksanakan plan B yaitu bila setelah 1 bulan belum juga dapet kerjaan saya akan nikah saja *calon aja kagak belum ada haha*.
Menjadi joobseeker itu susah-susah gampang, serunya kita bisa main-main dengan soal psikotes dan -bila beruntung- juga mendapat makan siang gratis hehe, sialnya kalau pengumumannya lulusnya di gantung tidak jelas berminggu-minggu sampai berbulan-bulan (untung saja tidak bertahun-tahun -__-'). Pertanyaan sensitif bagi seorang joobseeker ketika ditanya "sudah kerja ya? dimana?" maksud dari pertanyaan ini berubah makna di mata jobseeker "lu masih pengangguran ye? sedih amat!" (did you feel like that? :D). Tapi tenang aja, apa yang kita tabur akan menuai hasil yang baik juga kok, percaya saja bahwa tuhan itu selalu bersama kita dan tahu perjuangan yang kita lakukan :).
Sudah banyak industri farmasi yang saya apply, berikut short review-nya:
- Tahap Psikotes
Setelah tahap berkas biasanya dilanjutkan dengan tahap psikotes, namun beberapa industri farmasi -yang saya apply- dan masih di gantung (ada juga tidak lulus) di tahap ini adalah PT. Kimia Farma, PT. Ferron Par Pharm., dan PT. Novell Pharm. Lab.
- Tahap Interview HRD
Tahap yang gantung di proses ini adalah ketika saya mendaftar di PT. Dexa Group.
- Tahap Interview User/Direksi
Biasanya ini adalah tahap terakhir dari serangkaian tahap yang ada, yang sampai di tahap ini adalah ketika apply di PT. Sanbe Farma dan PT. Kalbe Farma (berharap diterima di sini pada awalnya, tetapi tuhan malah memberi lebih, alhamdulillah..). Sebenarnya salah satu perusahaan kosmetik besar juga masuk tahap ini tapi saya lepas karena sudah diterima di perusahaan yang saat ini saya ambil. *nah lo.. walaupun sudah dapat kerja tetap aja galau* haha. Untuk wardah ini tahapan seleksinya cukup ketat dan banyak:
1. Tahap berkas
2. Tahap interview HRD tertulis dan psikotes dasar
3. Tahap psikotes lengkap selengkap lengkapnya
4. Tahap interview psikolog
5. Tahap interview direksi
Dan kini saya diterima di PT. Boehringer Ingelheim Indonesia sebagai Batch Gap Assesment di bagin produksi. Kerjaannya ngapain? main jobfunction nya menilai dan mengevaluasi apakah kegiatan produksi yang dilakukan operator sudah sesuai dengan BMR (Batch Manufacturing Record. Red.) dan SOP yang ada. Prosesnya terdiri dari 4 tahap saja :
1. Screening Dokumen
2. Interview HRD Head Office byphone
3. Interview User dan HRD manufacutre secara langsung
4. Interview HRD manufacture untuk finalisasi
That's it, tidak ada psikotes ;)
*****
Selayang pandang..

Boehringer Ingelheim adalah sebuah perusahaan keluarga yang didirikan oleh Albert Boehringer di Ingelheim am Rhein Jerman pada tahun 1885. Saat ini Boehringer Ingelheim memiliki 156 cabang di 44 negara di seluruh dunia dengan total pegawai sekitar 32.000 orang, merupakan salah satu dari 10 industri farmasi terkemuka di dunia dengan aktifitas yang difokuskan pada obat-obatan untuk manusia dan hewan. Penelitian obat jenis baru hanya dilakukan di Jerman, Swiss/Swedia (lupa), Jepang, Amerika, dan Canada.
Boehringer Ingelheim telah memasuki pasar farmasi di Indonesia sejak tahun 1969, saat itu Boehringer belum berdiri sebagai perusahaan melainkan hanya sebuah divisi penjualan. Untuk proses produksinya Boehringer menjalin kerjasama dengan PT. Schering Indonesia. Penjualan terus berkembang dari tahun ke tahun. Pada tahun 1997, kantor pusat Boehringer Ingelheim dan Schering AG di Berlin setuju untuk saling mengakhiri kerja sama di Indonesia, yaitu mulai berlaku efektif akhir tahun 2002 dan pada tahun 2001 PT. Boehringer Ingelheim mendirikan pabrik di Bogor, Jawa Barat. Produk unggulan di PT. Boehringer Ingelheim adalah Bisolvon, Dulcolax, dan Pharmaton (jadi berasa promosi haha :P).
*****
Setelah H+7 bekerja, saya mendapatkan induction di Head Office PT. Boehringer Ingelheim di Jakarta tepatnya di gedung Sampoerna Strategic Square lantai 6 dan 7 (katanya ini bangunan kantor termewah di jakarta yang ada? kurang tau kebenerannya hehe).
Bukan ini Sampoerna Strategic Square-nya hehe. Ini mah foto bagian depan (apa samping ya..) PT. BI manufacture di bogor.
Foto-foto Sampoerna Strategic Square, Jakarta
Well.. Well.. itulah pengalaman saya menjadi joobseeker, yang penting jangan putus asa dan pantang menyerah karena pasti pada akhirnya kita mendapatkan yang terbaik karena tuhan akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan :)