Minggu, 02 November 2014 1 komentar

Trip to Singapore!

Wohoo.. I'm back!!
Akhirnya bisa cerita ngalor-ngidul ga jelas lagi. Kali ini gue akan cerita tentang trip gue ke Singapore sekitar 2 bulan yang lalu (29 Agustus - 1 September 2014). Iya, 2 bulan yang lalu. Ibarat makanan, isi postingan ini udah basi setengah mampus saking lama nya tapi kalau ga didokumetasiin di blog takutnya memori otak gue full dan susah mengingatnya lagi :P

Sebenarnya gue agak dongkol pas nulis postingan ini. Ceritanya ketika postingan ini sudah beres 100% dan mau gue klik untuk di publish eh malah ke pencet 'delete' dan ga bisa di undo. Parahnya lagi laptop gue yang udah bau tanah ini bolak balik mati gara-gara blue screen. Gue heran, padahal laptop gue ga pernah nyimpen blue film tapi selalunya blue screen #gaknyambung.

Rasanya pengen gue banting aja ini laptop, tapi mengingat jasanya yang telah nemenin gue selama 6 tahun apalagi nemenin begadang waktu bikin TA, jadi ga tega gue. Mungkin dia sudah lelah gue pake terus, makasih laptop gue tercinta! #sambilmeluklaptop
*****
Liburan ini sudah gue dan teman gue rencanain jauh-jauh hari (kalau boleh jujur lagi, sebenarnya udah gue rencanain sebelum gue berangkat ke Malaysia haha). Tapi itu hanya rencana belaka, nyatanya tiket PP Malaysia-Singapore, tiket Universal Studio Singapore (USS), booking hostel baru gue (tepatnya temen gue) lakuin 3 minggu sebelum keberangkatan. Tujuan liburan ini adalah escape for a while dari rutinitas gue yang monoton: bangun-kerja-makan-boker-tidur-bangun-kerja-makan-boker begitu seterusnya.

Rencana gue akan naik kereta malam (sleeper) dari KL dan balik dari Singapore dengan pesawat. Namun karena kehabisan tiket kereta malam jadi terpaksa naik bus dengan tiket seharga MYR 48 (setara Rp. 168.000). Murah kan? tapi yang nyesek pulangnya, harus naik pesawat dengan tiket kira-kira seharga MYR 169 (setara dengan Rp. 600.000).

Bus berangkat dari Terminal Bersepadu Selatan (TBS), TBS ini merupakan terminal bus di KL yang terkoneksi langsung dengan stasiun kereta (untuk KLIA express, KTM, dan LRT). Dibandingkan dengan terminal bus yang ada di Indonesia, terminal ini jauh lebih keren dan bersih. Tidak hanya dari segi tempat, busnya pun nyaman dan yang terpenting berangkat tepat waktu sesuai jadwal keberangkatan masing-masing. Berbeda dengan bus L*rena, Pah*la Kencan* dan sejenisnya di Indonesia yang ngaretnya sering di luar nalar (pengalaman pribadi penulis :D)
Main Hall dari Terminal Bersepadu Selatan (TBS), Kuala Lumpur
 Tips 1:
Ketika lo ada di stasiun kereta manapun di Singapore, jangan lupa ambil map (atau minta ke pegawai bagian customer service-nya) untuk rute jalur kereta atau MRT jadi lo akan tau harus naik kereta yang mana.

Bus yang gue naikin berangkat sekitar pukul 11.30 malam dengan lama perjalanan sekitar 8 jam (termasuk ngantri puanjang di kantor Imigrasi Malaysia di Johor dan Imigrasi Singapore). Gue turun di daerah Golden Mile Complex yang ga begitu jauh dari tempat gue menginap di daerah Bugis street. Hostel tempat gue menginap cukup recommended untuk dicoba, fasilitas dari hostel ini antara lain: tempat tidur untuk 2 orang (ada juga yang untuk bertiga), televisi, hotspot yang kencengnya gila-gilaan, share mesin cuci, share bath room. Nama hostelnya 'Superb', pas di sebelah Masjid Sultan. Tarifnya MYR 200/night (setara Rp. 720.000 untuk 2 orang).
Superb Hostel, Addres: 2 Jalan Pinang, Bugis, Singapore 199150

Tips 2:
Buat yang berencana ke Singapore, sebaiknya booking penginapan jauh-jauh hari karena khawatir penuh. Kalau ingin berhemat ga perlu booking hotel tapi cukup hostel. Banyak Hostel murah mulai dari Rp. 200.000/malam per orang di daerah China town dan Bugis street (fyi, dua daerah ini sangat strategis untuk menuju tempat-tempat wisata di Singapore tapi buat muslim prefer di Bugis street karena cari makanan halal lebih mudah). Untuk booking hostel murah bisa cek disini http://www.agoda.com/.

Tips 3:
Buat yang berencana jalan-jalan ke Singapore dan punya banyak waktu, sekalian aja jalan-jalan ke Malaysia. Selama di Malay nanti ga perlu booking hotel karena gue pikir muter-muter di KL cukup sehari aja. Jadi lo pulang dan pergi Singapore - KL dengan bus malam. Ambil bus dengan jadwal keberangkatan pukul 11 atau 12 tengah malam. Jadi selama perjalanan 8 jam lo bisa tidur pules. Berikut postingan gue sebelumnya tentang tempat-tempat wisata di sekitaran KL: Escape to Kuala Lumpur.

Sebelum mulai ngebolang, gue sarapan dulu pas di depan Masjid Sultan. Jauh-jauh ke Singapore makanan yang dicari tetep makanan Indonesia. Dari rasa OK, tapi dari harga ga OK. Sekali makan disini sekitar 8 SGD. Terkait harga makan di Singapore, Malaysia, dan Indonesia sebenarnya ada keterkaitan diantara ketiga negara ini. Kalau di Indonesia sekali makan Rp. 8.000 (maksudnya warteg, haha), di Malaysia 8 MYR dan di Singapore 8 SGD. Namun setelah di konversi, ternyata makanan yang saya makan seharga Rp. 74.000 so selama di Singapore jangan sekali-sekali mengkonversi mata uang SGD ke Rupiah, karena bikin sakit hati haha. Just enjoy your holiday (meskipun sepulang dari Singapore akan makan mie instant selama 1 bulan gara-gara duit abis)!
Sarapan sesederhana ini harganya sekitar Rp. 74.000 (masih nyesek dan ga trima wkakaka)

Setelah perut terisi, sekitar pukul 10 am gue jalan. Tempat yang pertama gue kunjungi adalah Masjid Sultan, kampung glam, dan Arab Street. Karena hostel yang akan gue tinggali baru boleh check-in pukul 2 pm, akhirnya gue memutuskan untuk pergi ke fullerton street. Di sini banyak bangunan sejarah yang menarik (menarik buat foto maksudnya) seperti Singapore River, Cavenagh Bridge, Asian Civilitation Museum, Arts by The River, Raffles Landing Site, Victoria Theather, Patung Raffles dan Raflles monument.

Puas ambil puluhan foto disini, gue melanjutkan perjalanan ke landmark-nya Singapore (yang ternyata terletak ga jauh dari Singapore River), siapa lagi kalau bukan Si Merlion. Berbagai pose foto sudah gue coba disini hahaha. Di daerah ini juga, ada bangunan - bangunan menarik seperti Esplanade, Helix Bridge, marina Bay Sand, dan Art Science Museum.
Pose andalan Orang Indonesia ketika ketemu Si merlion Park, sampai ada wisatan dari Korea yang minta fotoin seperti ini ke gue lol

Orchard Ice Cream/ Ice Cream $1
Karena jam masih nunjukin pukul 1.00 pm, gue akhirnya pergi ke Orchard road. Sebenarnya Orchard cuma jalan dengan tempat belanja barang-barang branded di Singapore, tapi sempat baca di blog katanya ga ke Singapore kalo ga mampir ke Orchard road, akhirnya gue mampir tapi bukan untuk belanja melainkan buat nyobain Orchard Ice Cream yang terkenal itu (ice cream $1.red). Ice cream ini semacam es krim potong dan dijual sama uncle-uncle di sepanjang jalan Orchard Road. Banyak blog-blog yang ngeposting betapa enaknya Ice cream ini. Tapi menurut gue biasa aja sama seperti ice cream pada umumnya, dingin (ya iya lah). Lebih enak asinan bogor, rujak cingur, ato sambal bu rudy Surabaya #gaknyambung

Sekitar pukul 3.00 pm gue menuju hostel yang telah gue booking sebelumnya untuk check-in. Karena gue capek dan kurang fit, akhirnya gue tepar di hostel dan bangun sekitar pukul 7 pm. Menurut itinerary yang temen gue udah buat, malam ini waktunya ke 'Gardens by the Bay' dan China town. Sebenarnya gue juga berencana pergi ke Little India namun batal karena badan gue semakin ga fit. Namun di stasiun (yang gue udah lupa nama stasiunnya) saat mau pulang, gue menemukan sesuatu yang udah lama gue idam-idam kan apalagi dalam keadaan tepar gini. Jeng Jeng.. You C-1000, fyi ketika di Indonesia dan gue kurang fit biasanya gue akan doping pakai minuman vitamin C ini. Sayangnya minuman ini tidak di ekspor ke Malay thats way ketika ketemu minuman vitamin C ini gue langsung pengen beli selusin buat stock, namun niat ini gue urungkan karena harganya yang tak ramah di kantong. Kalau di Indonesia seharga sekitar Rp. 5000, disini jadi 3 SGD atau setara Rp. 27.000 (kalau ga salah inget).

Tips 4:
Ohya karena di Singapore apa-apa mahal, sebaiknya lo bawa botol minum kosong. Karena ada di beberapa tempat umum untuk ngisi air minum dari kran, termasuk di dalam USS. Tapi jangan juga gara-gara gratis trus lo mau bawa galon 20 L untuk diisi ulang :P

Keesokan harinya, kita full day main di Universal Studio Singapore (dari sekitar jam 11 am sampai 7 pm). Sebenarnya selain ingin bertemu dengan Si Merlion, USS adalah alasan kedua kenapa gue ingin ke Singapore. Karena pengalaman temen yang harus ngantri berjam-jam untuk naik wahana jadi gue prepare sebaik-baiknya dengan baca 5 - 6 blog yang ngeposting tentang tips ke USS. Keliatan banget ga mau ruginya, hahaha.. tapi iya lah tiketnya aja SGD 72 (dan 1 jam setelah gue booking, ternyata harganya malah turun jadi SGD 68 include voucher makan.. sakitnya tuh disini #sambilnunjukdompet).
Universal Studio Singapore
 


Ada yang bilang lo ga akan habis muterin area USS saking besarnya (emang besar sih dan Dufan ga ada apa-apanya hehe), tapi dari pengalaman gue kemarin gue bisa muterin area USS sampe 2x (dengan syarat lo naik maksimal 1x untuk setiap wahana). Yang pertama buat naik wahana (wahana yang banyak diincer: Transformer The Raid, Revenge of Mummy, dan The Jurasic Park rapid Adventure) dan puteran yang kedua buat foto-foto disetiap sudut USS (ada sekitar 250 foto yang terkumpul kalau gue ga salah inget haha). Gempor sih kaki muterin USS sampe dua kali tapi puas :D

Tips 5:
1) Booking online tiket USS di sini karena kalo lo booking on the spot, biasanya akan ngantri panjang banget.
2) USS buka pukul 10 am - 7 pm, that's why lo harus datang jam 9 am lah (ga include sama ngaretnya).
3) Jangan lupa ambil map yang berada di dekat pintu masuk biar lo tahu lokasi keselurahan di dalam USS kaya gimana. tapi perlu dicatat banget, lo harus searching lokasi wahana-wahana yang jadi unggulan di USS (seperti 3 wahana yang gue sebutin diatas). Jadi ketika lo sampai di USS, lo udah tahu wahana apa yang akan lo naikin lebih dulu.
4) Yang terpenting adalah naikin dulu semua wahana, sesi foto belakangan. Karena semakin siang antrian setiap wahana semakin parah panjangnya (denger dari blog sebelah ada yang sampai menunggu 2 jam untuk satu wahana, wew. Untungnya gue paling lama antri 45 menitan). Sesi foto dilakukan setelah lo puas naik semua wahana.
5) Bawa baju ganti/rain coat karena kalau lo main di Jurasic Park Rapid Adventure lo bisa jadi akan basa kuyup sampai ke daleman kalo emang bener-bener sial. Sebenarnya kalau beli rain coat di dalam USS ada tapi mahal banget.
6) Manfaatin waktu sebaik mungkin, seperti pengalaman gue. Jadi lo bisa beli sarapan terus dimakan ketika lagi ngantri ketika mau naik wahana. Malu dikit di liatin orang gapapa lah.. :P


Sekitar pukul 7.30 pm gue menuju Silosa beach Sentosa untuk melihat pertunjukan 'Wings of Time'. Sumpah pertunjukan ini keren banget walaupun tiket masuknya cukup mahal sekitar 18 SGD. Pukul 9 pm gue balik ke hostel tapi isi perut dulu. Karena gue cinta Indonesia banget jadi tetep makanan yang dicari adalah makanan Indonesia, ayam penyet :D.

Hari terakhir di Singapore, sebenarnya gue berencana untuk pergi ke Singapore Botanical Gardens namun batal karena gue tepar gara-gara maen seharian di USS. Akhirnya sekitar pukul 10 am gue pun cuma jalan-jalan di Bugis street yang ga begitu jauh dari hostel tempat gue menginap dan langsung cus ke Changi-Airport karena pesawat yang gue naikin akan take off pukul 3 pm.

Sebenarnya masih banyak tempat-tempat wisata lain yang belum sempat gue kunjungin karena waktu yang terbatas seperti: Singapore Botanical Garden, Singapore Zoo, Little India, Haw Par villa, Singapore Flyer, Handerson Waves Bridges, Jurong Bird Park, St. Andrew's Cathedral, Singapore Flight Experience dan masih banyak lagi.

Overall, liburan ke Singapore ini cukup memuaskan sekaligus menguras isi kantong dan memory di HP gue karena selama 2 malam 3 hari di Singapore gue berhasil mengumpulkan foto sebanyak 530 foto #bangga!


Note:
Berikut blog khusus yang membahas informasi penting tentang Singapore secara detail, http://www.travelsingapura.com/